Langsung ke konten utama

BUNGA TAPAK DARA

Bunga Tapak Dara

                    Foto by Nafisa Cahayani


Tapak dara adalah bunga yang berasal dari Madagaskar, tetapi telah menyebar ke berbagai daerah tropika lainnya. Nama ilmiahnya Catharanthus roseus (L.) Don. Di Indonesia tumbuhan hias pekarangan ini dikenal dengan bermacam-macam nama, seperti di disebut sindapor (Sulawesi), kembang tembaga (bahasa Sunda), dan kembang tapak dårå (bahasa Jawa). Orang Malaysia lebih mengenalnya sebagai kemunting cina, pokok rumput alang, pokok kembang sari cina, atau pokok rose pantai. Di Filipina ia dikenal sebagai Tsitsirika, di Vietnam sebagai hoa hai dang, di Cina dikenal sebagai Chang chun Hua, di Inggris sebagai Rose Periwinkle, dan di Belanda sebagai soldaten bloem.

Bunga tapak dara adalah salah satu jenis tanaman hias dengan banyak manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini banyak digunakan sebagai obat untuk mengatasi kolesterol, diare, hingga kanker.”

Bunga tapak dara menjadi jenis tanaman hias yang memiliki kelopak berwarna ungu yang begitu indah. Bunga yang memiliki banyak jenis ini juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan tubuh, yaitu jenis Catharanthus roseus.

Jenis bunga tapak dara ini memiliki karakteristik berupa batang yang lentur, bentuk daun oval, dengan warna kelopak ungu sedikit cerah. Termasuk dalam tanaman perdu, bunga tapak dara tumbuh secara berkelompok dengan tinggi tanaman maksimal hingga satu meter. 

Manfaat Daun Tapak Dara yang Paling Dikenal

1. Diabetes

2. Antikanker dan Antitumor

3. Penyembuh Luka

4. Pengobatan untuk Pendarahan Hidung dan Mulut

5. Mengatasi Hipertensi

6. Mengatasi Menstruasi Tidak Teratur



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUMBUHAN PAKU ( PTERIDOPHYTA )

A. Pengertian Tumbuhan Paku Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah salah satu divisi dalam kingdom Plantae. Kelompok tumbuhan ini memiliki karakteristik khusus, termasuk memiliki akar, batang, dan daun sejati yang berkembang dengan baik. Mereka juga memiliki pembuluh pengangkut, sehingga sering disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta).                     Foto by Nafisa Cahayani  Tumbuhan ini juga dikenal sebagai kormofita berspora karena hubungannya dengan reproduksi menggunakan spora. Mereka memiliki siklus hidup yang melibatkan reproduksi aseksual dengan spora, di mana spora yang dihasilkan akan tumbuh menjadi individu baru yang disebut gametofit. Selanjutnya, gametofit akan menghasilkan sel kelamin (gamet) yang bergabung dan membentuk sporofit, yang merupakan fase tumbuhan  dewasa. Keberadaan pembuluh pengangkut pada tumbuhan ini memungkinkan mereka untuk mengangkut air, nutrisi, dan zat organik ke seluruh...

WISATA PLUNYON KALIKUNING YOGYAKARTA

WISATA PLUNYON KALIKUNING SLEMAN YOGYAKARTA  Yogyakarta masuk dalam list destinasi setiap orang karena begitu banyaknya wisata-wisata yang dihadirkan. Objek wisata yang memberikan penuh kenangan dengan keindahan alamnya. Salah satunya Jembatan Plunyon Kalikuning, Cangkringan, Sleman, DIY. Jembatan Plunyon Kalikuning merupakan destinasi wisata alam yang ada di lereng Gunung Merapi. Di namakan Plunyon Kalikuning karena dulu sungainya berwarna kuning dan terdapat batu-batu licin. Awalnya jembatan ini dibangun oleh warga setempat untuk keperluan irigasi dan tidak banyak orang yang tahu.               Dokumentasi by Nafisa Cahayani  Dengan adanya erupsi Gunung Merapi yang terjadi tahun 2010 mengubah keadaan yang dimana area Plunyon Kalikuning kembali menghijau. Walaupun telah terkena erupsi, tetapi Jembatan Plunyon ini masih berdiri kokoh dan menjadi sebuah tempat wisata. Jembatan Plunyon Kalikuning ini akan memanjakan mata bagi setiap yang melih...

Wisata Kali Oya , Wisata Air dengan Pemandangan Alam yang Asri

Wisata Kali Oya Sungai Oya, juga dikenal dengan nama Sungai Oya, adalah salah satu sungai yang terletak di Provinsi Yogyakarta, Indonesia. Sungai ini memiliki keunikan sebagai sungai periodik yang aliran airnya melintasi bukit kapur di bagian selatan dan utara wilayahnya. Keberadaan Sungai Oya telah terbentuk seiring dengan proses erosi yang terjadi pada batu karst dan juga dipengaruhi oleh perubahan suhu yang signifikan. Fenomena alam ini telah menciptakan suatu daya tarik alam yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta. Foto by Nafisa Cahayani  Sungai Oya telah menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di wilayah Bantul Yogyakarta. Wisatawan yang mengunjungi Goa Pindul, sebuah goa alam yang terkenal di daerah tersebut, sering melanjutkan perjalanan mereka untuk menjelajahi Susur Sungai Oya yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi Goa. Sungai ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung yang ingin menjelajahi kei...